Jumat, 06 Maret 2015

"Dia?"
Oleh: Yogi!

Apa yang dikatakannya malam ini?

Dia..
Dia diam dan meninggalkanku
Dia tak tertawa
Dia tak menangis
Dia merenung di ujung jalan itu
Dia menunggu..
Entahlah,
Hingga malaikat datang menjemputnya,
Tersenyum, dan hilang.

Malaikat?
Hah! Malaikat?
Malaikat dengan segenggam hati membara di tangannya?
Ya! Dan kamu menerimanya..
Dia memberimu satu, setengah, seperempat..
Eh! Secuil saja.
Bagaimana?

Panas!
Panas!
Kau teriak tak tentu arti
Kau lari tak tentu arah
Hingga kau mengingatku di ujung jalan itu..
Lalu kau berlari mencariku..
Dan kau berkata,
Aku mencarimu sayang!
Kaulah pelita dalam kegelapanku!
Kaulah kawan dalam kesunyianku!
Kaulah separuh nafasku!
Yang menjadikan hatiku merasa nyaman
Yang mengerti apa yang tak aku mengerti
Yang meluruskanku disaat aku berada di jalan yang salah

Dan kau berharap aku memberimu pelukan hangat untuk mengobati luka hatimu itu?
Pelukan kasih sayang?
Seperti yang dulu itu?
Minggir!
Minggirlah!

Biarkan aku melangkah!
Dalam sepinya kesunyian malam
Gelap? Memang gelap!
Inilah jalanku
Tanpa dirimu yang dulu..
Dan biarkan hujan menghapus rasa ini
Rasa cintaku padamu
Rasa sayangku padamu
Dan rasa kecewaku padamu..
Selamat tinggal, kasih
Selamat tinggal~



6 Maret 2015
A~

0 komentar:

Posting Komentar