Mawar Berduri
Oleh: Yogi!
Mencoba tuk mengaburkan pandangan
Mengalihkan perhatian
Menghapus memori
Menapaki jalanan sepi di tengah sunyinya malam
Menyingkirkan kerikil dari aspal yang diam membeku
Dingin, yang diam diam membara
Harumnya mawar
Tak seharum durimu
Duri yang melekat pada indahnya senyumanmu
Yang mampu membuat diriku terbuai dalam sesaknya lolongan serigala kelaparan
Raungan tangis berkumandang di ujung malam
Menyadari bahwa dirimu tak sepenuhnya utuh untukku
Siapa dia?
Mengapa dia?
Dia-kah malaikat?
Dia-kah yang kau dambakan?
Ah! Biasa saja!
Bentengku telah kokoh!Bahkan oleh badai petir sekalipun!
Mengalihkan perhatian
Menghapus memori
Menapaki jalanan sepi di tengah sunyinya malam
Menyingkirkan kerikil dari aspal yang diam membeku
Dingin, yang diam diam membara
Harumnya mawar
Tak seharum durimu
Duri yang melekat pada indahnya senyumanmu
Yang mampu membuat diriku terbuai dalam sesaknya lolongan serigala kelaparan
Raungan tangis berkumandang di ujung malam
Menyadari bahwa dirimu tak sepenuhnya utuh untukku
Siapa dia?
Mengapa dia?
Dia-kah malaikat?
Dia-kah yang kau dambakan?
Ah! Biasa saja!
Bentengku telah kokoh!Bahkan oleh badai petir sekalipun!
1 Maret 2015
A :)

0 komentar:
Posting Komentar